Berita Otomotif Jangan Menggunakan Rem Tangan Saat Lampu Merah

Berita Otomotif Jangan Menggunakan Rem Tangan Saat Lampu Merah

Berita Otomotif Jangan Menggunakan Rem Tangan Saat Lampu Merah

Berita Otomotif Jangan Menggunakan Rem Tangan Saat Lampu Merah. Ketika mobil macet atau berhenti dalam 10 detik itu tidak jarang menggunakan rem parkir atau rem tangan. Itu dilakukan agar kaki tidak cepat sakit karena terus menginjak rem. Namun ternyata, Otolovers itu tidak diizinkan loh.

Direktur Safety Training Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana menjelaskan, rem parkir atau biasa disebut rem tangan hanya digunakan saat mobil diparkir saja.

“Pada lampu merah kendaraan harus dalam posisi berhenti, sehingga jeda parkir atau sekarang disebut hand break harus dimatikan. Tekan dan tahan pedal rem sampai lampu hijau menyala,” katanya di ajang Suzuki Driving Course.

“Karena potensi kecelakaan masih besar bahkan di lampu merah,” tambah Sony.

Soalnya, saat pedal rem tidak diinjak maka lampu belakang tidak menyala. Artinya, mobil atau kendaraan di belakangnya tidak dapat diberitahukan jika mobil berhenti.

“Jika diaktifkan (rem parkir), kami merasa aman bahwa itu cenderung untuk bermain ponsel, atau jika wanita memakai lipstik atau perawatan, ini adalah bahaya,” kata Sony.

“Alasan lain, agar lampu belakang menyala sehingga menginformasikan mobil atau kendaraan di belakang jika kita dihentikan,” lanjutnya.

Bagaimana kalau sudah menyala? Dalam hal ini, Sony mengungkapkan tidak apa-apa menggunakan rem parkir. Tapi jangan terbiasa.

“Jika itu bukan apa yang Anda harus dimanjakan, tetapi jangan dimanjakan oleh istirahat parkir, jika Anda berhenti dari 10 detik posisi transmisi harus ke N dan pedal rem menginjak,” katanya.

“Ya, itu risiko mengemudi dan pengemudi harus siap,” lanjut Sony.