Berita Otomotif Perubahan Mesin Mobil Pick Up Grand Max

Berita Otomotif Perubahan Mesin Mobil Pick Up Grand Max

Berita Otomotif Perubahan Mesin Mobil Pick Up Grand Max

Berita Otomotif Perubahan Mesin Mobil Pick Up Grand Max. Drag race dari City of Heroes dihitung totalitasnya. Karena dia memilih tunggangan yang tidak biasa pada umumnya. Dia menyulap truk pickup yang biasanya digunakan untuk mengangkut barang ke mesin balap dalam perlombaan drag.

Berita Otomotif Perubahan Mesin Mobil Pick Up Grand Max. Pria yang akrab disapa oleh Imam Smurf (38), asal Perak, Surabaya, mengaku memilih Gran Max 1,5 tahun 2016 untuk menjadi kuda jantan. “Kalau mobil sedan lanjunya lengunya kenceng itu biasa, tapi kalau truk pikapnya adalah pembawa mobil nabati menjadi kenceng itu akan luar biasa,” kata Imam kepada AFP pada kontes Indonesia Automodified (AIM) 2018 di SSCC Pakuwon,

Untuk melampiaskan gairahnya mengubah Gran Max menjadi mobil seret. Imam melakukan perombakan, salah satunya dengan mengganti mesin standar Gran Max dengan kapasitas 1.600 cc, dengan mesin Honda B 16 yang biasa digunakan Civic. “Banyak yang kami tingkatkan untuk mendapatkan kecepatan yang lebih baik,” kata Imam.

Berkat pembaruan pada mesin, mobil bisa masuk kelas 201 meter dan memiliki pengatur waktu terbaik 9,8 detik. “Nanti kami akan upgrade lagi untuk mencapai timer terbaik 8 detik,” kata Imam.

Untuk mencapai 8 detik di kelas 201 meter, Priest akan meng-upgrade dengan mesin Honda B 20. Dia berpikir bahwa jumlah maksimum di Gran Max mengubahnya. “Jika waktu itu bisa tercapai, saya akan berhenti untuk meningkatkannya, karena itu sangat maksimal di kelasnya,” katanya.

Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sang Priest harus memindahkan posisi standar mesin Gran Max yang biasanya berada di bawah jok pengemudi untuk berada di tengah, tepat di bawah bak mandi pick up.

“Ini mesin 1600 cc 16 Seri B, untuk mendapatkan traksi maksimum untuk kecepatan harus ditempatkan di tengah, besarnya traksi ini saya harus mengganti poros seminggu enam kali,” katanya.

Jumlah traksi yang dihasilkan oleh mesin B 16, Imam harus memeras otak saya. Akhirnya ia harus mengganti dengan ban yang memiliki daya rekat tinggi agar tidak tergelincir. “Kami mengganti dengan ban yang memiliki daya lekat cukup tinggi pada saat itu,” kata pemilik bengkel Smurf.

Dengan banyaknya prestasi yang ia miliki ketika mengikuti acara drag race, Imam merambah ke kontes dan pameran Indonesia Automodified (AIM) 2018.

“Awalnya saya tidak percaya diri untuk berpartisipasi dalam kontes ini, karena dorongan teman-teman saya akhirnya ikut serta dalam kontes ini, karena banyak juara yang unik biasanya juara dalam acara drag, sekarang coba ikuti kontes modifikasi ini,” kata Imam.