Manager MotoGP Sebut Marc Marquez Akan Hancurkan Karier Adiknya

201911171326924_AP-227BW38KN2111_hires_jpeg_24bit_rgb_DMa

Manager MotoGP, Carlo Pernat, menilai bahwa Repsol Honda telah membuat keputusan yang salah dengan menduetkan Marc Marquez dan Alex Marquez. Repsol Honda resmi memilih Alex Marquez untuk menggantikan Jorge Lorenzo yang memutuskan pensiun jelang MotoGP Valencia 2019 yang menjadi seri balap terakhir musim lalu. Dipilihnya Alex oleh Repsol Honda tak lepas dari gelar juara dunia Moto2 2019 yang dia raih bersama tim Marc VDS.

Membalap untuk tim sekelas Repsol Honda pada MotoGP musim depan tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Alex Marquez. Pasalnya, tim berlogo sayap tunggal itu merupakan tim dan pabrikan besar yang telah mempunyai sejarah panjang di kelas utama. Selain itu, Alex Marquez mau tidak mau akan dihadapkan dengan bayang-bayang sang kakak, Marc Marquez yang telah mencatatkan beberapa prestasi mentereng.

Tak ayal, debut Alex Marquez di atas motor RC213V pada balapan MotoGP musim depan turut mengundang perhatian dari pengamat MotoGP, Carlo Pernat. Menurut pria asal Italia itu, Honda sudah melakukan kesalahan besar dengan menduetkan Marc Marquez dan Alex Marquez. Lebih jauh lagi, Carlo Pernat menyebut bahwa Marc Marquez dinilai akan menghancurkan karier adiknya yang baru saja naik ke kelas tertinggi.

Ya, dengan penampilan Marc Marquez yang dominan hingga musim lalu, Alex akan berada dalam kondisi yang sulit untuk menunjukkan penampilan yang kompetitif. “Marc akan membayar semua ini dan tentu dia akan membunuh karier saudranya dalam koridor sportifitas,” kata Carlo Pernat, pokerace99
agen poker
daftar poker
poker online indonesia
poker online
IDN poker
judi online
poker online uang asli
pokerdewa
main poker online uang asli
ceme online