Supaya Lebih Nyaman Berkendara, Kenali Karakteristik Rem Cakram Motor

Motor Disc Brakes

Berita Otomotif – Seiring berkembangnya teknologi, industri otomotif pun juga ikut mengalami perubahan, salah satunya ialah rem. Kini, untuk menahan laju kendaraan, terpasang rem cakram yang menggantikan sistem tromol.

Rem cakram begitu mudah dijumpai di Indonesia karena terpasang di berbagai jenis motor, mulai skutik entry-level hingga motor gede. Biasanya hanya terpasang di bagian depan, namun ada pula yang sudah mengadopsi rem cakram depan-belakang.

Rem cakram belakang Honda CBR1000RR

Pemilihan rem cakram tentunya bukanlah tanpa alasan. Komponen ini terbilang lebih baik dari generasi sebelumnya. Mengutip dari Drivespark.com, rem cakram lebih efisien untuk menahan laju motor atau lebih pakem. Supaya berkendara, Otolovers juga perlu mengenal karakteristik rem cakram.

Untuk meningkatkan kemampuannya, cukup memasang kaliper tambahan atau pun kampas rem yang lebih besar. Cara lainnya ialah dengan menggunakan part aftermarket yang memiliki kualitas lebih baik.

Rem cakram depan Kawasaki Versys 650

Selain itu, rem cakram juga tidak mudah panas. Hal itu disebabkan oleh posisinya yang terletak di luar velg. Sedangkan rem tromol cepat panas karena berada di dalam velg.

Rem cakram depan Suzuki GSX-R1000

Pada rem tromol, kampas rem berada di dalam sehingga juga berpotensi merusak velg. Gesekan kedua komponen tersebut sevara perlahan akan mengikis velg.

Perawatan rem cakram pun terbilang mudah, hanya perlu membersihkan piringan dengan kain. Namun, beberapa bulan sekali, kampas dan piringan rem perlu diganti. Sedangkan rem tromol mengharuskan melepas ban untuk melakukan perawatan.

Kemudahan lainnya adalah setiap part rem cakram bisa diganti dalam waktu yang berbeda. Harganya pun terbilang murah ketimbang harus melakukan penggantian velg yang habis terkikis kampas rem tromol.